Thursday, November 7, 2013

AL-QUR’AN MANUAL BOOK LOGIKA TUHAN



Pikiran positif dan negatif, semuanya dipengaruhi oleh pengetahuan yang masuk ke dalam otak. Menurut Erbe Sentanu, setiap hari 60.000 pengetahuan baik maupun buruk masuk ke dalam otak. Setiap hari otak bertugas mengolah, apakah pengetahuan itu menjadi baik atau buruk.

Tuhan memerintahkan kepada otak, agar berpikir dan mengubah semua yang buruk menjadi baik, yang baik menjadi lebih baik. Jika tidak mendapat petunjuk dari Tuhan, tugas otak sangatlah berat, 60.000 pengetahuan harus dia positifkan.  Otak yang kelebihan beban, dia bisa mogok, muntah-muntah, kejang-kejang, yang berdampak pada seluruh anggota Tubuh.

Ciri orang-orang yang mempekerjakan otaknya sendirian adalah pusaran botak di kepalanya melebar. Semakin botak kepala, semakin keras otaknya dipekerjakan. Kasihan otak tuh...

Seluruh anggota tubuh ada cara kerjanya. Sebagai pencipta, Tuhan sudah memberi petunjuk bagaimana cara menggunakannya. Wahyu adalah manual book dari Tuhan yang harus kita baca sebelum seluruh anggota tubuh ini bisa kita gunakan dengan baik.

Bagian utama tubuh yang sering kita gunakan adalah otak. Bersumber dari otak semua anggota tubuh digerakkan. Banyak yang tidak menyadari bahwa berpikir menggunakan otak ada manual book nya dari Tuhan. Mereka yang tidak tahu cara berpikir dari petunjuk Tuhan, mengeksploitasi otaknya agar semua pengetahuan yang diterimanya menjadi positif.  

Eksploitasi terhadap otak bisa berdampak pada kondisi kesehatan yang memburuk. Dan hal ini akan berdampak pula pada rendahnya kualitas hidup, menurunnya kesejahteraan, dan pendeknya angka harapan hidup. Walaupun hidup di dunia ini sebentar, tidak ada yang mau hidup menderita seumur-umur.

Akibat dari ekploitasi otak adalah sakit kepala, kejang otak, pecah pembuluh darah, kangker otak. Tentu inilah yang dimaksud dengan rendahnya kualitas hidup dan kesejahteraan. Siapa yang mau hidup seumur-umur menanggung kualitas hidup dengan kondisi otak tidak sehat. Untuk itu kita butuh petunjuk Tuhan, bagaimana menggunakan otak, agar otak tidak menanggung beban yang berlebihan.

Sebetulnya sudah ada contoh orang-orang  yang berpikir dengan petunjuk Tuhan.  Nabi Ibrahim, dan Muhammad saw adalah contoh terbaik dari manusia yang berpikir dengan petunjuk Tuhan. Namun tidak ada yang menyadari bahwa berpikir memiliki petunjuk dari Nya.

Pengetahuan yang di dapat dari Al-Qur’an atau hadist, yang menjadi inti ajaran agama Islam tidak pernah dikembangkan menjadi petunjuk berpikir dari Tuhan. Padahal perintah berpikir selalu diulang-ulang sampai 63 kali. Sangat tidak mungkin jika memerintahkan berpikir, Tuhan tidak menyertai  dengan petunjuk-Nya.

Ayat pertama turun yang diterjemahkan sebagai bacalah, jika ditelaah sesungguhnya punya kaitan erat dengan perintah berpikir. Pada prakteknya, ketika kita membaca kitab suci, buku, gejala sosial, fenomena alam, sesungguhnya kita sedang menggunakan otak untuk pikiran. Pada prakteknya membaca, yang diartikan sama dengan meneliti, menelaah, mengamati, semuanya berkaitan dengan pekerjaan otak yaitu berpikir.

Maka dari itu makna luas tafsir pada awal surat yang pertama turun bisa dikaitkan sebagai perintah berpikir dari Tuhan.

Bacalah (berpikirlah) dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah (berpikirlah), dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam (logika). Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (Al-‘Alaq:1-5).


Dengan berpikirlah semua ciptaan Tuhan bisa kita pahami. Dengan berpikirlah kemurahan Tuhan dapat kita pahami.  Dengan berpikirlah semua yang tidak kita ketahui dapat kita ketahui. Logika adalah perantara atau metode atau cara berpikir yang diajarkan Tuhan kepada manusia.

Manual berpikir, petunjuk berlogika itu tertulis dalam Al-Qur’an. Berpikirlah atas nama Tuhan mu! Artinya berpikirlah menurut pentunjuk-petunjuk yang telah Tuhan berikan kepada mu. Sesungguhnya orang-orang yang berpikir di atas petunjuk Tuhan, dunia ini hanya dipandang sebagai kebaikan (positif).  

Salam sukses dengan logika Tuhan.  Follow me @logika_Tuhan

No comments:

Post a Comment