Sunday, July 19, 2026

AMERIKA SERIKAT HENTIKAN PERANG

Oleh: Muhammad Plato

Amerika Serikat harus hentikan perang jika ingin tetap menjadi negara berdaulat. Iran adalah negara dengan kekuatan penuh secara militer dan didukung oleh rakyatnya. Selamat 47 tahun dikucilkan, Iran berubah menjadi negara kuat karena keyakinannya pada Tuhan. 

Amerika Serikat harus hentikan perang, jika ingin tetap menjadi negara terhormat di dunia. Iran tidak akan pernah berhenti melawan penjajahan. Peperangan melawan penjajah bagi bangsa Iran sudah menjadi bagian ibadah kepada Tuhan.

Amerika Serikat harus hentikan perang, jika ingin menjaga dunia kembali berjalan damai. Iran sebagai negara berdaulat dengan mayoritas penduduk berkeyakinan pada Tuhan, tidak akan berhenti perang karena desakan senjata. 

Iran represntasi negara muslim yang ada di Timur Tengah. Sekalipun ada negara-negara muslim yang bersikap menjadi musuh Iran, tetapi sebagai muslim memiliki keyakinan pada Al Quran, bahwa sesama muslim kita bersaudara. Tidak ada seorang muslim pun yang berani menentang ayat Al Quran, karena risikonya di akhirat mendapat pengadilan Allah.

Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat. (Al Hujuraat, 49:10).

Seluruh muslim di dunia telah melihat, saudara-saudaranya telah menjadi korban genosida dari perang tidak seimbang. Untuk rasa kemanusiaan seluruh penduduk dunia telah menentang genosida. Perlawanan Iran telah menjadi representasi kebangkitan umat Islam untuk menegakkan keadilan.

Amerika Serikat harus hentikan perang, jika masih ingin membela kemanusiaan. Takdir telah terbukti, pemenang perang tidak berada pada kelompok besar tapi pada kelompok kecil teraniaya. Iran telah teraniaya selama puluhan tahun bertahan bersama keyakinan kepada Tuhan. Takdir Tuhan telah menetapkan akan bersama pasukan kecil yang sabar. 

"Orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah berkata: "Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar." (Al Baqarah, 2:249).

Selama bertahun-tahun teraniaya, Allah telah menguji keyakinan kepada bangsa Iran untuk bangkit membela kedaulatan negara. Rakyat  Iran merasa kewajiban untuk membela tanah air dan berdosa kepada Tuhan jika tidak membela. 

Dan sesungguhnya orang-orang yang membela diri sesudah teraniaya, tidak ada suatu dosa pun atas mereka. (Asy Syuraa, 42:41). 

Kebangkitan bangsa Iran telah menyebarkan kesadaran kepada seluruh muslim di dunia. Hati muslim di seluruh dunia mulai bersatu karena keyakinan pada satu Tuhan. Kesadaran umat Islam untuk bersatu merupakan ketaatan kepada Allah sebagai mana dijelaskan dalam Al Quran.

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu bermusuh musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara; (Ali Imran, 3:103).

Ayat-ayat Al Quran yang memerintah umat Islam untuk bersatu telah menyebar ke seluruh dunia, seiring terjadinya genosida dan perang antara Iran dengan Amerika Serikat. Sia-sialah bagi orang yang berperang karena hawa nafsunya. 

Rasa persaudaraan dan persatuan sesama muslim kini sedang merasuki memasuki hati-hati seluruh muslim di dunia. Kesadaran rasa persaudaraan dam kemanusiaan penduduk bumi sedang bangkit melihat ajaran-ajaran Islam, karena dalam sejarahnya Nabi Muhammad tidak menaklukkan tentara untuk menyerah, tetapi menaklukkan hati manusia untuk berserah diri pada segala ketetapanTuhan.***

 

No comments:

Post a Comment