Oleh: Muhammad Plato
Sunni dan Syiah bukan agama mereka adalah kelompok-kelompok yang mengatasnamakan agama. Agama yang bersumber pada Al Quran dan Hadis adalah Islam. Islam tidak membeda-bedakan manusia berdasarkan kelompok, Islam melihat perbedaan manusia dari perbuatan, iman, dan takwanya kepada Tuhan.
Ebook metode belajar agama langsung dari sumbernya
Keberadaan kelompok-kelompok dalam agama tidak bermasalah karena Nabi Muhammad sudah mengabarkan akan terjadi perbedaan dalam beragama. Tetapi ketika perbedaan kelompok atas nama agama sudah diajarkan dan menjadi bibit konflik dalam beragama, umat beragama harus kembali pada sumber ajaran dasar agama.
Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliah) bermusuh musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. (Ali Imran, 3:103).
Mengapa perpecahan dilandasi kelompok agama mudah tersulut? Karena setiap kelompok agama merasa paling benar berada di posisi benar. Orang yang merasa pada posisi benar jika emosinya tidak terkendali bisa lebih berbahaya dan menuju perang saudara. Maka Allah mengajarkan kepada umat beragama jangan saling mencela karena merasa paling benar dihadapan Allah.
Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang dzalim. ( Al Hujuraat, 49:11).
Untuk memahami isi dua ayat Al Quran di atas, tidak perlu validasi dari orang lain. Gunakan otak sehat pahami apa yang dikehendaki Allah berdasar ayat itu. Allah melarang bercerai berai, Allah melarang sesama umat beragama saling olok-olok. Tidak pantas bagi orang-orang yang mengaku beriman masih punya prilaku suka mengolok-ngolok sesama umat beragama. Bagi yang masih suka mengolok-ngolok harus bertobat itu peringatan dari Allah.
Ketika di akhirat manusia tidak akan ditanya dari kelompok-kelompok mana organisasi agamanya? Semua akan terbagi menjadi tiga kelompok yaitu kelompok kiri dan kanan, dan kelompok yang suka berkorban. Kelompok kiri mereka yang suka mengajarkan agama dengan mengolok-mengolok kelompok agama lain. Kelompok kanan adalah mereka yang mengajarkan agama taat kepada Allah dengan menjaga persatuan dan menghindarkan umat dari perpecahan.
Kelompok yang suka berkorban mereka membela keadilan dan hak-hak manusia sebagai makhluk Tuhan yang harus dihormati dan dihargai dengan harta dan jiwanya. Mereka tidak melihat manusia dari kelompok-kelompoknya tapi melihat manusia sebagai makhluk Tuhan. Sesama orang beriman mereka menganggap saudara tanpa membeda-bedakan kelompok dan alirannya. Kelompok yang suka berkorban dirinya telah menjadi rahmat bagi seluruh alam. ***
.jpg)
No comments:
Post a Comment