Monday, December 11, 2023

MENYELAMATKAN DUNIA

Oleh: Muhammad Plato

Islam artinya selamat. Sesuai dengan artinya misi Islam adalah juru selamat. Ketika Mekah ditaklukkan oleh Nabi Muhammad, Abu Sufyan berbicara dengan Hindun istrinya. Isinya kurang lebih begini, "kemenangan Nabi Muhammad bukan karena tentara dan pasukkan yang banyak, tapi mereka menaklukkan hati orang-orang Mekah". 

Di dalam kisah sejarah Nabi Muhammad, kisah penaklukkan Mekah tidak seperti kisah penaklukkan bangsa-bangsa yang suka berperang sekarang. Suasana setelah Mekah dikuasai Nabi Muhammad, situasinya menjadi hari pengampunan untuk orang Mekah. Nabi Muhammad melakukan, "seperti Nabi Yusuf mengampuni saudara-saudaranya". Tidak ada kata balas dendam. Hatinya suci dan penuh rasa belas kasihan.   

Membaca kisah Sejarah Nabi Muhammad, ujung dari kenabian Nabi Muhammad adalah takluknya hati orang Mekah dengan mengakui Nabi Muhammad Rasulullah dan tiada Tuhan selain Allah. Hidup damai penuh kasih dan sayang pada sesama, saling tolong menolong dalam kebaikan dan menegakkan keadilan. Islam juru selamat untuk dunia.

Setelah Nabi Muhammad meninggal, dia tidak mewariskan singgasana kekuasaan. Nabi Muhammad meninggalkan Al Quran dan sunnah, sebagai pedoman bagaimana sikap saling menghormati dan menghargai martabat manusia di hadapan Tuhan. 

Kedudukan manusia tidak dilihat dari kekuasaan atau kekayaannya, tapi kedudukan manusia dilihat dari perbutannya dan keimanannya kepada Allah. "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal." (Al Hujuraat, 49:13).

Kekuasaan milik Allah, siapapun yang berkuasa harus menebar kedamaian dan penuh kasih sayang pada sesama manusia itulah misi Islam. Misi Islam bukan menaklukkan dunia menjadi dalam satu pemerintahan, tetapi menjadi satu dunia yang taat pada satu Tuhan yang esa, Tuhan yang maha pengasih dan penyayang. Misi Islam adalah menebarkan kehidupan yang berkeadilan. 

Ketika orang-orang yang tidak mengenal Islam berkuasa, kita saksikan sekarang, manusia-manusia itu tidak berprikemanusiaan. Nyawa manusia disamakan dengan binatang. Anak-anak balita, perempuan, orang tua, dibinasakan tanpa ada sedikitpun rasa belas kasihan. Kaum zionis Yahudi yang haus dengan kekuasaan, mereka berani melakukan genosida disaksikan oleh seluruh penduduk manusia di muka bumi. 

Inilah kisah kelam umat manusia di awal abad 21 ini. Maka dunia sudah mulai membuka matanya. Siapa manusia yang tidak mengenal Islam, dan siapa manusia yang mengenal Islam. Sekejam-kejamnya manusia yang sudah mengenal Islam, tidak benar membunuh jiwa manusia tidak berdosa, apalagi memusnahkan jiwa manusia satu bangsa. Ketabahan masyarakat Palestina dalam menerima ujian berat yang menimpanya di akhir tahun 2023, menjadi pengajaran bagi seluruh dunia. 

Dunia butuh mengenal ajaran Islam. Peristiwa genosida yang dilakukan Israel diujung tahun 2023 terhadap penduduk Palestina, menjadi bukti bahwa umat manusia butuh ajaran Islam. Ajaran Islam tidak membenarkan genosida. Dalam situasi perang, Islam mengajarkan untuk menghormati nyawa manusia. Kita saksikan manusia yang tidak mengenal Islam, mereka berperang melampaui batas kemanusian.***


No comments:

Post a Comment