Monday, December 25, 2023

ISRAEL JADI SEBAB BERAKHIRNYA PERADABAN

Oleh: Muhammad Plato

Al Quran sebagai wayhu dari Tuhan, tidak diragukan lagi. Banyak informasi ilmiah yang mengkonfirmasi bahwa ayat-ayat Al Quran mengandung kebenaran yang nyata. Informasi dari Al Quran selalu terkonfirmasi akurat oleh para ilmuwan. Al Quran layak untuk dijadikan sumber kebenaran untuk memverifikasi atau memprediksi kejadian-kejadian yang terjadi di masa lalu dan masa yang akan datang.

Sejak kejadian 7 Oktober 2023, serangan besar-besaran Israel menggunakan pesawat tempur, tank, dan bom fosfor ke Gaza Palestina, tindakan brutal ini mendapat reaksi negatif seluruh penduduk dunia. Tagar #freePalestine menjadi dukungan besar dari rakyat dunia. 

Melihat kebrutalan Israel di Palestina, banyak warga dunia terbuka dan mengubah sudut pandangnya tentang apa yang terjadi di Palestina. Sejarah berdirinya Israel dari tahun 1948 diungkap sebagai pendudukan tidak sah atas tanah Palestina. Peta sejarah dunia sebelum tahun 1948 banyak diungkap bahwa Palestina tercatat sebagai pemilik tanah Palestina. Perebutan paksa dilakukan Israel terhadap tanah rakyat-rakyat Palestina hingga sekarang Israel telah menguasai sebagian besar tanah Palestina. 

Kini Israel bersama Amerika Serikat berada di puncak peradaban. Kekuasaannya tidak tergoyahkan. Sebagian besar negara-negara Arab tidak ada yang berani menentak kekuasaan Israel dan Amerika Serikat. Usaha damai melalui genjatan senjata selalu di veto oleh Amerika Serikat. Kekuasan Israel dibawah perlindungan Amerika Serikat menjadi tidak terbatas, dan melampaui batas-batas kemanusiaan.

Melihat fenomena ini, Al Quran memberi informasi sebagai tanda-tanda akan berakhirnya kekuasaan Israel dan Amerika Serikat. Tanda-tanda berakhirnya peradaban dapat disimak dalam penjelasan Al Quran. 

"Apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyaknya generasi-generasi yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal (generasi itu), telah Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, yaitu keteguhan yang belum pernah Kami berikan kepadamu, dan Kami curahkan hujan yang lebat atas mereka dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka, kemudian Kami binasakan mereka karena dosa mereka sendiri, dan kami ciptakan sesudah mereka generasi yang lain." (Al An'aam, 6:6).

Israel dan Amerika Serikat sekarang sudah ada pada fase diteguhkan kekusaannya, selanjutnya menuju kebinasaan dan Allah menciptakan lagi generasi yang lain. Dahulu, orang-orang Yahudi mengalami pembinasaaan, sehingga mereka menyebar ke mana-mana. Kini Allah telah meneguhkan kedudukan orang-orang Yahudi dan telah mencapai titik puncaknya. Binasa-Teguh-Binasa-Teguh; menjadi siklus peradaban yang akan berulang. 

Apakah tanda-tanda bahwa kekuasaan Israel dan Amerika Serikat akan binasa? Curah hujan akan mengalami peningkatan di muka bumi ini. Peningkatan curah hujan di muka bumi ditandai dengan seringnya turun hujan di daerah-daerah yang dulunya gurun hingga terjadi banjir. Turunnya suhu udara di daerah gurun yang dulunya kering hingga timbul salju. Di daerah gurun mulai mengalir sungai-sungai dan gunung-gunung mulai hijau. Tanda-tanda ini dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad.

“Kiamat tidak akan terjadi sampai harta menjadi banyak, hingga seseorang keluar membawa zakat lalu tidak menemukan orang yang sah untuk menerimanya, dan sampai bumi Arab kembali menjadi tanah lapang penuh tumbuhan dan sungai-sungai mengalir.” (Muslim, Shahih Muslim, [Beirut: Dar Ihya’ut Turatsil ‘Arabi], juz II, halaman 701). dikutif dari https://www.liputan6.com.

Fakta-fakta yang bisa kita saksikan sekarang, "di tanah Arab sudah sering terjadi hujan, hingga menyebabkan terjadinya banjir. Di tanah Arab juga salju sudah turun. Gunung-gunung ditutupi salju, dan ketika mencair akan membentuk aliran-aliran sungai. Tumbuhan-tumbuhan akan hidup dan menghijaukan padang-padang pasir. 

Fakta berikutnya, dengan kemajuan teknologi, uang dan kekayaan semakin mudah di dapat. Namun penggunannya tidak sesuai sasaran, karena kelaparan dan kemiskinan masih terjadi. Kekayaan menumpuk di para pemilik kekayaan dan tidak disalurkan untuk mensejahterakan masyarakat, tetapi digunakan untuk kepentingan-kepentingan pemilik kekayaan dan kekuasaan. Pengusaha-pengusaha besar ikut menyokong kegiatan-kegiatan untuk melindungi kekayaannya. 

Fakta berikutnya adalah, kebinasaan sebuah peradaban disebabkan oleh dosa-dosa yang mereka lakukan. Dosa adalah tindakan-tindakan melampaui batas yang dilakukan oleh para pemilik kekuasaan. Kekejaman Israel pada penduduk Palestina yang didukung Amerika Serikat, telah melakukan pembersihan penduduk Palestina merupakan perbuatan melampaui batas kemanusiaan. 

Kisah ini pernah terjadi saat-saat sebelum ditenggelamkannya kekuasaan Fir'aun. Raja Fir'aun dengan kekuasaannya yang tidak terbatas, melakukan pembunuhan terhadap semua anak-anak laki-laki yang lahir. Rezim Fir'aun memerintah dengan kejam dan berkuasa dengan menobatkan dirinya sebagai tuhan. Fir'aun menjadi pemilik mutlak untuk mengontrol dunia, semua keputusan harus mendapat izin darinya. Bagi yang melanggar dia tidak segan-segan menghukumnya dengan kejam.

"Berkatalah pembesar-pembesar dari kaum Fir'aun (kepada Fir'aun): "Apakah kamu membiarkan Musa dan kaumnya untuk membuat kerusakan di negeri ini dan meninggalkan kamu serta tuhan-tuhanmu?". Fir'aun menjawab: "Akan kita bunuh anak-anak lelaki mereka dan kita biarkan hidup perempuan-perempuan mereka dan sesungguhnya kita berkuasa penuh di atas mereka". (Al A'raaf, 7:127).

Kisah Fir'aun sedang terjadi sekarang. Israel dan Amerika Serikat menjadi pengontrol dunia. Segala keputusan yang diambil negara-negara di dunia tidak bisa dilakukan tanpa izinnya. Mereka punya hak veto (mutlak), untuk mengendalikan jalannya politik dunia. Kekejaman Israel dan Amerika Serikat pada penduduk Palestina terus berlangsung sesuai agenda politik mereka tanpa memperdulikan protes dari penduduk dunia. Sementara, negara-negara di dunia tidak ada yang berani menghentikan kekejaman Israel dan Amerika Serikat. 

Dunia sedang menuju pada fase pembinasaan sebuah peradaban, dan Allah sedang menciptakan generasi lain. Sesunguhnya kisah-kisah manusia sudah tertulis dalam Al Quran. Apa yang dikisahkan dalam Al Quran sedang terjadi sekarang, dan saat-saat kehancuran peradaban manusia saatnya sudah dekat,. Sungguh, Allah sebaik-baiknya pembuat rencana.***

No comments:

Post a Comment