Saturday, December 30, 2023

KRITERIA MANUSIA UNGGUL MENURUT AL QURAN

Oleh: Muhammad Plato

Jika Al Quran bukan dari Allah, maka Allah menantang manusia, "Atau (patutkah) mereka mengatakan: "Muhammad membuat-buatnya." Katakanlah: "(Kalau benar yang kamu katakan itu), maka cobalah datangkan sebuah surat seumpamanya dan panggillah siapa-siapa yang dapat kamu panggil (untuk membuatnya) selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar." (Yunus, 10:38).

Allah mewahyukan dalam Al Quran, mausia-manusia unggul sesuai dengan yang Allah kabarkan di dalam Al Quran. Manusia unggul bukan orang-orang sombong dihadapan Allah. 

Kami berkata: "Janganlah kamu takut, sesungguhnya kamulah yang paling unggul (menang). (Thaahaa, 20:68).

Kisah Nabi Musa menghadapi kekuasaan Fir'aun, menjadi bukti bahwa orang-orang yang beriman dan taat pada Allah, akan mendapat pertolongan dan kemenangan. Tidak ada kekuasaan yang melebihi dari kekuasaan Allah. 

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. (Ali Imran, 3:110).

Orang-orang yang berpegang teguh pada Al Quran akan menjadi manusia-manusia unggul. Dia umat terbaik selalu menyuruh untuk berbuat baik dan mencegah orang-orang berbuat jahat. Inilah ciri keunggulan dari umat manusia. 

Manusia-manusia unggul ditandai dengan kemampuan mendengar dan mematuhi segala perintah Allah dalam Al Quran dan sunnah. 

Hai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya, dan janganlah kamu berpaling daripada-Nya, sedang kamu mendengar (perintah-perintah-Nya), (Al Anfaal, 8:20).

Jadi, keunggulan bukan dilihat dari kekuasaan yang bersifat material, tapi kekuatan orang-orang yang memegang teguh keimanan pada Allah dan selalu berbuat baik, mencegah perbuatan-perbuatan buruk. Keunggulan terletak pada akhlak atau karakter manusia yang selalu beriman dan beramal sholeh. Amal sholeh adalah perbuatan-perbuatan baik atas nama Allah.

Tipu daya setan ada pada sudut pandang manusia, yang memandang dunia lebih baik berdasar sudut pandangnya yang bersifat material. Itulah cara setan menyebarkan tipu dayanya.***



No comments:

Post a Comment