Saturday, September 3, 2022

WAKTU YANG DAPAT MENYELAMATKAN MANUSIA

Oleh: Muhammad Plato

"Demi masa, sesunguhnya manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kesabaran" (Al 'Ashr, 103, 1-3). Waktu atau masa adalah milik Allah siapa memanfaatkan untuk kebaikan, dialah orang-orang beruntung. Manusia-manusia berkualitas tinggi diawali dengan menghargai waktu. 

Allah telah bersumpah demi masa atau waktu. Ada hal bear yang harus kita pikirkan mengapa Allah bersumpah dengan waktu? Pikiran kritis kita harus muncul dengan bertanya apa sebenarnya waktu? Jika kita kembali kepada Al Qur'an Allah menjelaskan berbagai macam konsep waktu atau masa. Konsep waktu yang kita kenal sehari-hari di alam seperti malam, sepertiga malam, siang, sore, fajar, dhuha, dan subuh. 

Lalu Allah juga memperkenalkan shalat yang ditentukan waktu-waktunya. Subuh, dhuhur, ashar, magrib, Isya. Dalam perkembangan fisik dan psikologi manusia dikenal masa anak-anak, remaja, dewasa, dan tua. Di alam kita kenal pergantian musim, seperti hujan dan kemarau, dingin, panas, semi, dan gugur. Nabi Muhammad dalam hadis mengingatkan masa sehat, kaya, luang, dan hidup sebelum datang masa sakit, miskin, sibuk, dan mati.

Allah juga mengingatkan ada masa kehidupan setelah kematian. Allah mengabarkan tentang alam kubur, kiamat, hari perhitungan, hari pembelasan, hari pengadilan, berada di masa kehidupan akhirat.  Masa-masa yang telah ditetapkan Allah memiliki karkater-karakter tersendiri. Manusia harus terus membaca, belajar, memahaminya agar manusia bisa hidup dalam kesejahteraan. 

Inilah suatu masa yang diingatkan Allah. "Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan." (Al Ankabuut, 29:57). 

Manusia ternyata hidup dalam ketentuan-ketentuan masa atau waktu. Mengapa Allah memperingatkan demi masa atau waktu kepada manusia? Berbagai jawaban bisa kita pahami dari berbagai sudut pandang. Dari sudut pandang sejarah, waktu tidak bisa diciptakan manusia. Waktu berjalan dari masa lalu menuju masa yang akan datang. Orang-orang beruntung yang mengisi sepanjang waktunya dengan hal-hal baik untuk diri dan orang lain. 

Namun deminkian dari jutaan masa yang diciptakaan Allah, inilah masa-masa yang akan menyelamatkan umat manusia. "Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat (mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman." (An Nisaa, 4:103).

Hadis Nabi Muhammad menjelaskan shalat yang telah ditentukan waktunya adalah subuh, dhuhur, asar, magrib dan isya. Kelima waktu ini akan menyelamatkan manusia dari segala kondisi kehidupan yang dianggap baik atau buruk yang dialami manusia. Wallahu'alam.***  


No comments:

Post a Comment